tree
loading
Loading Dea Image
About

Born in Surabaya, raised in Jakarta, and currently residing in Bali, Dea Rahajeng is a photographer whose work captures the aesthetics in human being sthrough the differences of each subject. She believes each person is different and incomparable to one another; every individual possesses a uniqueness that shines through them.


Whilst beauty is an essential part of her photography, her beauty speaks in honesty. Dea unearths the value of beauty from uncommon perspectives, exploring different concepts of beauty and exhibiting that beauty can be found everywhere—present in all things through her photography.


Moments are made by connection. Photographing friends, best friends, and future friends, Dea can be intimate with her subject to unravel a raw quality. Her photography depicts various moods and emotions from the strange to the silly. Exploring angles and capturing perspectives to get the perfect imperfection she desires.


Photography is a medium of freedom for Dea that immortalizes the natural and unnatural. She rebels against the conformity of the market by trying to find and form her style instead—an insurgent who doesn’t compromise nor needs acceptance or appropriation.

Lahir di Surabaya, dibesarkan di Jakarta, dan kini tinggal di Bali sejak 2013, Dea Puteri adalah fotografer yang menemukan estetika dalam manusia dengan melihat setiap subjek secara berbeda. Dia percaya bahwa setiap orang berbeda dan tidak dapat dibandingkan dengan satu sama lain—setiap orang memiliki nilai-nilai sejati yang dapat ditunjukkan.


Kecantikan adalah bagian penting dari fotografinya, tetapi cantik yang ia angkat berbicara dengan kejujuran. Dea menggali nilai kecantikan dari perspektif-perspektif yang tidak biasa, mengeksplorasi berbagai konsep kecantikan serta menunjukkan bahwa kecantikan dapat ditemukan dimana saja— hadir dalam seluruh karyanya.


Momen tercipta karena koneksi. Memotret teman, sahabat, dan orang yang akan menjadi teman di masa depan, Dea dapat mengintimkan diri bersama subjeknya untuk mengungkap kualitas “mentah” seseorang. Ia menciptakan foto yang menggambarkan berbagai suasana hati dan emosi, dari yang aneh hingga konyol. Dea Menjelajahi segi pandang dan menangkap perspektif untuk mendapatkan keinginannya berupa kesempurnaan yang tidak sempurna. 

                                                                                              Fotografi adalah medium kebebasan bagi Dea dalam mengabadikan yang alami dan yang tidak alami. Ia memberontak terhadap konformitas pasar dengan mencoba menemukan dan membentuk gayanya sendiri—seorang pemberontak yang tidak berkompromi dan tidak membutuhkan penerimaan atau apropriasi.